Social Icons

Tuesday, April 30, 2013

Kurang Tidur Dapat Menurunkan Kesuburan Pria


Apa kaitan antara tidur dengan jumlah sperma? Ternyata, hubungannya erat. Bila seorang pria kurang tidur, maka kesuburannya pun menurun. 

Demikian hasil penelitian terbaru University of Southern Denmark. Penelitian menemukan bahaya kurang tidur yang dikaitkan dengan kesuburan pria, yaitu bisa menurunkan kadar testosteron dan jumlah sperma pria. Studi tersebut dipublikasikan dalam jurnal American Journal of Epidemiology.

Peneliti melakukan survei pada 1.000 pria yang mengalami kurang tidur di akhir usia belasan dan di awal usia 20-an tahun. Masalah yang dialami itu meliputi jadwal tidur, gangguan  tidur, dan kebiasaan tidur partisipan. Selain itu, peneliti juga menghitung ukuran testis dan jumlah sel sperma dari semua partisipan.

Hasilnya, pada pria yang mempunyai masalah tidur, jumlah sel sperma mereka merosot hingga 29 persen dari jumlah normal. Itu terjadi bila mereka susah tidur, terjaga hingga larut malam, atau kerap terbangun dari tidur.

Selain itu, sperma juga mengalami kecacatan hingga 1,6 persen. Ukuran testis mereka pun lebih kecil dibanding mereka yang tidur normal.

Sebagaimana teori tentang gaya hidup tidak sehat, para peneliti mengakui bahwa pria yang mempunyai kualitas tidur yang buruk umumnya juga punya gaya hidup yang tidak sehat. Mereka mengalami kelebihan berat badan, merokok atau konsumsi alkohol lebih banyak dibanding orang yang cukup tidur.

Namun apakah kualitas tidur yang buruk merusak kadar testosteron ataukah faktor gaya hidup tidak sehat, seperti merokok dan mengonsumsi alkohol, yang memengaruhi tidur, testosteron, dan kadar sperma? Hal itu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Share on :

No comments:

Post a Comment