Social Icons

Saturday, October 5, 2013

Benarkah MSG berbahaya bagi tubuh?


MSG? Rasanya saat ini semua orang sudah familiar dengan istilah tersebut. Bahan yang sering disebut penyedap rasa, vetsin, atau micin itu saat ini sudah banyak digunakan. Tetapi, seiring dengan popularitasnya yang meningkat sebagai bumbu masakan, banyak pula yang menyebut bahwa MSG berbahaya bagi tubuh. 

Hmm sebenarnya apa dan bagaimana sih MSG itu sampai dia bisa menyedapkan makanan sekaligus membahayakan tubuh kita? Eh tunggu, memangnya benar MSG berbahaya?

MSG adalah kepanjangan dari Monosodium Glutamat. Sesuai namanya, MSG ini adalah garam yang terbentuk dari sodium dan asam glutamat. Asam glutamat ini sendiri adalah salah satu asam amino yang paling lazim ditemui dalam berbagai protein. 

Glutamat ini memiliki keunikan sifat, yaitu dapat membuat molekul-molekul dari makanan yang kita makan melekat lebih kuat di lidah. Tentu saja, molekul makanan yang melekat lebih kuat di lidah akan “dibaca” oleh reseptor rasa yang ada di lidah tersebut sebagai rasa yang lebih kuat juga. Menurut orang Jepang, tingkah si glutamat tersebut memberikan efek rasa yang unik di lidah. Mereka biasa menyebutnya dengan rasa umami. Inilah yang membuat rasa makanan tersebut menjadi lebih kuat dan lebih sedap.

Lalu apakah bahayanya MSG bagi kesehatan? Hmm, sebenarnya masih banyak perdebatan mengenai hal ini. Banyak yang meyakini bahwa MSG menjadi biang keladi dalam penyakit Chinese Restaurant Syndrome (CRS), sekumpulan gejala penyakit yang terjadi setelah makan makanan tertentu. Banyak pula yang meyakini bahwa MSG berbahaya bagi otak dan dapat menyebabkan kanker. Benarkah demikian? 

Sampai saat ini belum benar-benar terbukti bahwa MSG adalah biang bagi semua penyakit di atas. Yang jelas, MSG ini aman bagi tubuh manusia bila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Sialnya, kadar wajar tiap orang itu memang berbeda-beda. 

Ada beberapa orang yang sensitif terhadap MSG sehingga sedikit kadar MSG saja sudah menyebabkan gangguan kesehatan bagi tubuhnya, namun ada pula yang tidak sensitif. Jadi memang sebaiknya MSG ini jangan dikonsumsi berlebihan ya, kecuali kamu sudah yakin bahwa tubuhmu tidak sensitif terhadap MSG.

Share on :

No comments:

Post a Comment