Social Icons

Tuesday, July 23, 2013

Kelahiran Sesar Berisiko Komplikasi


Wanita yang melahirkan dengan operasi caesar diketahui berada pada risiko komplikasi ketika mereka hamil lagi di masa depan. Risiko komplikasi saat melahirkan meningkat sebesar 12 persen.

Prosedur caesar dilakukan ketika melahirkan mengalami komplikasi selama kehamilan. Proses ini dapat merusak suplai darah ke rahim dan menyebabkan risiko tinggi komplikasi. Sejauh ini seorang wanita dapat melakukan tiga jenis operasi caesar. Yang pertama karena terpaksa dan tiba-tiba, yang kedua karena permintaan ibu, dan yang ketiga adalah atas saran dokter.

Caesar yang dibuat dengan rencana dikenal tidak terlalu berisiko bagi ibu dan bayi. Namun, ibu yang melahirkan melalui operasi caesar diminta untuk menunggu lama sebelum memiliki anak lagi. Yang terpanjang adalah ibu yang melahirkan melalui operasi caesar atas kemauan sendiri.

Peneliti kemudian menemukan efek operasi caesar pada kesehatan ibu dan kemungkinan komplikasi di masa depan. Mereka menggunakan data dari 800.000 lebih ibu dari 30 tahun di Denmark. Hasilnya, mereka menemukan bahwa ibu yang melahirkan melalui operasi caesar memiliki risiko komplikasi lebih tinggi.

Wanita yang memilih untuk melahirkan caesar tanpa alasan medis justru membahayakan nyawa ibu dan bayi, dan biasanya lebih sulit untuk hamil lagi. Peneliti menjelaskan bahwa tren biasanya dipilih oleh wanita yang sudah lanjut usia dan tidak ingin memiliki banyak anak.

Patrick O’Brien dari Royal College of Obstetricians and Gynaecologists menjelaskan bahwa wanita harus menyadari risiko meningkat ini. Tak tak perlu terlalu banyak khawatir. Demikian laporan Daily Mail.

Anehnya, para peneliti juga menemukan bahwa wanita yang menjalani operasi caesar mengalami peningkatan risiko pembekuan darah dan infeksi. Mereka juga lebih sulit membangun hubungan dengan anak. Selain itu, bayi yang lahir melalui operasi caesar memiliki risiko kematian yang lebih tinggi pada bulan-bulan pertama kelahiran daripada bayi yang lahir normal.

Share on :

No comments:

Post a Comment