Social Icons

Thursday, May 30, 2013

Penggunaan Gigi Palsu itu Penting


Sejalan dengan bertambahnya usia, kondisi gigi dan mulut akan mengalami penurunan fisiologis, sehingga memerlukan perawatan yang tepat.

Gigi dapat hilang hanya karena masalah gaya hidup atau perawatan yang kurang tepat. 

Kondisi ini tentu membuat rasa pede jadi menurun. Makanya, mengganti beberapa gigi asli yang hilang dengan gigi tiruan sangat dibutuhkan.

"Gigi memiliki fungsi estetika, pengunyahan makanan dan pengucapan (pronounciation). Tanpa memiliki gigi yang lengkap, seseorang akan kesulitan dalam mengunyah makanan dan pengucapan saat berbicara. Hilangnya gigi juga akan menyebabkan penurunan gusi dan mengubah bentuk wajah," jelas Ahli Prostodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia Prof. Dr. Lindawati. S Kusdhany, drg., Sp Pros (K) dalam siaran pers yang diterima Ghiboo.

Sayangnya, banyak pengguna gigi palsu yang merasa tidak nyaman dan merepotkan saat menggunakan gigi palsu. Mulai dari kesulitan berbicara, makan hingga tertawa.

Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional pada hari ini (29/5), GlaxoSmithKline (GSK) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) bersama-sama akan meningkatkan kesehatan gigi dan mulut warga lansia di Indonesia terutama pengguna gigi tiruan melalui edukasi.

"Kerjasama dengan PDGI menjadi salah satu wujud kelanjutan komitmen kami untuk terus memberikan edukasi pentingnya fungsi dari gigi tiruan, serta memberikan pemahaman mengenai perawatan yang tepat untuk gigi tiruan, bagi mereka yang telah mengalami kehilangan gigi," ungkap GSK Head of Expert Marketing Maria Melisa.

Share on :

No comments:

Post a Comment