Social Icons

Monday, May 27, 2013

Para Dokter Berkata, “Ternyata Sex Menyehatkan!”


Jika anda sudah beristri atau bersuami, maka sering-seringlah making love alias ML dengan pasangan anda. Ini dikarenakan ML secara rutin ternyata dapat memberikan berbagai poin tentang keuntunga-keuntujgan pada setiap pasangannya, demikianlah menurut Dr. Phil Nguyen, dari Boston Medical Grup, Amerika Serikat.

Bercinta dengan pasangan kerap kali jadi aktivitas yang tidak lagi dinomorsatukan saat kelelahan melanda. Padahal, seks justru dapat menyembuhkan kelelahan tersebut. Mengapa? Dr. Phil menyebutkan bahwa setidaknya ada beberapa alasan ilmiah mengapa ML membuat kaum pria lebih sehat, dan tentu saja alasan ini masuk akal dikarenakan memang berdasarkan penelitian Dokter tersebut selama bertahun-tahun lamanya.

Bukan hanya itu, tahukah anda kalau seks ternyata bisa membuat tulang lebih kuat? Berdasarkan penelitian di Amerika, seorang wanita menopause yang bercinta setiap minggu, level oestrigennya naik dua kali lipat, hormon pada wanita tersebut ternyata memiliki efek positif berupa zat yang dapat melindungi kesehatan tulang.

“Bercinta yang dilakukan secara teratur meningkatkan produksi oestrogen,” ujar Dr. Peter Bowen Simpkins, dari Royal College of Obstetricians and Gynaecologists.

Nah, selain kedua poin yang telah disebutkan di atas, ada beberapa poin lainnya yang juga menghasilkan efek yang positif. Nah beberapanya yelah terangkup pada uraian berikut, disertakan juga dengan penjelasan sederhananya. Check it out … !

Sehat dan Mengurani Mood yang Negatif

Kalori dalam tubuh yang berlebihan dapat menyebabkan kegemukan, maka salah satu hal lumrah dalam membakar kalori adalah dengan olahraga. Nah, seperti halnya dengan berolahraga, ML juga dapat membakar kalori karena bergeraknya beberapa bagian tubuh. Diperkirakan kalori yang terbakar mencapai 85-300 dalam jangka waktu 30 menit.

Mencegah Andropause

Di samping membakar kalori, ML pun dapat membantu memproduksi dan reproduksi testoren, yaitu hormon laki-laki yang dihasilkan oleh testis, hormon ini dapat menguatkan otot dan tulang, bertanggung jawab pada rasa mood, menjaga stamina, dan meningkatkan produktvitas. Sebaliknya, apabila produksi hormon itu menurun, maka akan menimbulkan andropause alias menopausenya pria, yang menimbulkan gejala-gejala seperti loyo, tidak bergairah, dan depresi.

Mencegah Kanker Prostat

Yang kedua adalah mencegah penyakit kanker prostat. Prostat adalah kelenjar alat benih kelamin laki-laki yang letaknya melingkari bagian atas aliran kandung kemih, dan berfungsi sebagai pengatur jalan antara air seni dan air mani, yang pada laki-laki tua kelenjar ini sering membesar sehingga menghambat pengeluaran air seni. Nah, studi menunjukkan bahwa pria yang reguler melakukan ML akan lebih rendah terserang kanker prostat karena saat ejakulasi prostat akan terbuang.

Meningkatkan Kesehatan Jantung

Sebuah studi di Queen University menunjukkan, bahwa pria yang melakukan ML sebanyak tiga kali dalam seminggu, mereka akan cenderung memiliki kemungkinan sangat kecil terserang penyakit jantung dan stroke, hal ini dikarenakan ML dapat menurunkan tekanan darah, sehingga berpengaruh positif terhadap jantung.

Menghilangkan Stress

ML mampu menghilangkan stress, hal ini dikarenakan sang tubuh akan melepaskan endorphinsnya, yaitu hormon yang berperan dalam membangkitkan rasa gembira.

Meningkatkan Imunitas

ML pun dapat meningkatkan level immunoglobulin A, yaitu antibody yang meningkatkan imunitas alias kekebalan tubuh.

Meningkatkan Keharmonisan Dalam Keluarga

Sesaat sebelum orgasme, sejumlah hormone oxytocin dikeluarkan lima kali lebih banyak daripada biasanya, hormon yang biasa disebut juga sebagai love hormone ini berperan sebagai menimbulkannya rasa sayang. Dengan demikian, ML akan membuat sepasang kekasih lebih merasa intim pada pasangannya masing-masing.

Menghilangkan Penyakit Sakit Kepala

Selain meningkatkan keintiman, oxytocin juga dapat menghilangkan rasa sakit kepala atau dapat disebut sebagai penyakit arthritis.

Membuat Tidur Menjadi Nyenyak

Saat orgasme, kedua pasangan juga akan saling melepaskan serotonin, yaitu hormone yang membuat tidur menjadi nyenyak. Dengan demikian, ML akan membuat mereka yang melakukannya dapat tertidur dengan nyenyak. Dan seperti diketahui, tidur nyenyak akan menghasilkan hal yang positif terhadap menjalankan pekerjaan dan kesehatan tubuh.

Mencegah Impotensi

Mereka yang terbiasa melakukan ML secara reguler, mereka akan terhindar dari impotensi karena kemaluannya akan terlatih berereksi dengan normal. Beda halnya dengan onani, yang cenderung membuat pria impotensi karena adanya ereksi yang dipaksakan, atau tidak normal.

Baik Untuk Mengetes Mata

“Bercinta bisa meredakan ketegangan otot di leher dan bahu,” ujar Dr. Arun Ghosh, seorang ahli kesehatan seksual di Spire Liverpool Hospital.

Mengejutkannya, seks juga ternyata dapat menjadi serana pemeriksaan kesehatan mata anda.

“Aku memiliki pasien yang mengeluh penglihatannya kerap buram setelah bercinta. Kenapa hal itu bisa terjadi? Karena setelah bercinta, sama seperti otot di bagian tubuh lainnya, otot mata pun tidak tegang dan berada pada kemampuan mereka yang sebenarnya. Sedangkan di saat normal otot kerap dipaksakan,” jelas Dr. Arun.

Jadi, jika anda merasa penglihatan tidak jelas atau buram setelah melakukan ML, tidak ada salahnya untuk mengetes kesehatan mata anda pada optik terdekat.

Menurunkan Risiko Terkena Serang Jantung dan Stroke

Seks baik untuk kesehatan jantung. Penelitian di Queen University, Belfast mengungkapkan bahwa seks yang setidaknya dilakukan sebanyak tiga kali dalam seminggu, ternyata dapat menurunkan risiko seseorang terkena serangan jantung dan stroke.

Studi lainnya di Israel, ditemukan bahwa wanita yang biasa mendapatkan orgasme sebanyak dua kali dalam seminggu, mereka memiliki risiko terkena serangan jantung dalam kategori yang sangat rendah. Sedangkan wanita yang tak bisa orgasme, risiko terkena serangan jantungnya lebih tinggi.

“Wanita-wanita ini bisa jadi mengalami depresi, yang biasanya berhubungan dengan naiknya risiko terkena serangan jantung. Saat bercinta, hormon endorphin yang keluar menetralkan hormon stres di tubuh,” jelas Dr. Lisa Turner, seorang therapist seks.

Seks Membuat Pria Lebih Subur

Anda tentu sudah paham kalau dengan bercinta, seorang pasangan anda akan mengalami proses hamil. Jadi, dengan semakin rajin bercinta, kemungkinan pasangan anda hamil pun semakin besar.

Namun tidak hanya itu saja, aktivitas seks apabila dilakukan cukup sering, juga dapat membuat seorang pria lebih subur. Tim peneliti asal Australia melakukan penelitian pada 118 pria yang memiliki sperma dengan kualitas yang kurang baik. Setelah diminta untuk melakukan seks setiap harinya selama seminggu, 81% pria tersebut sukses menurunkan jumlah sperma mereka yang buruk. Hal itu dikarenakan, dengan mereka melakukan seks dengan rutin, sperma pun akan keluar semakin sering, sehingga dapat membuat sperma yang kualitasnya kurang baik tidak bertahan lama di dalam tubuh.

Menurunkan Risiko Pria Terkena Kanker Prostat

Para peneliti di Nottingham University menemukan pria berusia 50 tahunan yang seks secara teratur, berisiko lebih rendah terkena kanker prostat.

“Dengan membersihkan prostat secara teratur risiko terkena kanker pun menurun,” jelas Dr. Ghosh.

Bisa Membantu Stop Merokok

Ingin membuat pasangan berhenti dari kebiasaannya merokok? Ingatkan dia kalau merokok bisa menyebabkan impontensi! Rokok sudah terbukti sebagai penyebab disfungsi ereksi pada pria, rokok menyebabkan menurunnya kadar hormon testosteron dalam darah, padahal hormon tersebut mempengaruhi kemampuan pria untuk ereksi.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tujuh ribu pria di Cina dan dimuat dalam American Journal of Epidemiology, menemukan bahwa semakin sering seorang pria merokok, semakin tinggi juga risiko mereka terkena impotensi.

Pada pria, rokok juga dapat membahayakan sperma dan merusak kualitas calon bayi, seperti yang diungkapkan sekelompok peneliti asal Kanada. Menurut penelitian tersebut, rokok berpotensi mengubah rangkaian DNA dari sel sperma. Yang mengejutkan, hal ini juga akan menurun pada calon bayi.

Obat Penenang Alami

Menurut Dr. Ghosh pada pria, orgasme yang didapat memiliki khasiat yang sama dengan jika mereka mengonsumsi obat penenang.

“Diazepam (obat penenang—red) membuat otot menjadi rileks, karena itulah pria langsung tertidur setelah bercinta,” jelas Dr. Ghosh.

Tak hanya itu, hormon endorphin yang keluar saat melakukan seks juga dapat menurunkan tingkat stress pada pria dan membuat pikiran menjadi lebih positif. Pada wanita, hal yang sama juga terjadi.

Salah satu jenis endorphin adalah serotonin, dikenal sebagai hormon bahagia. Hormon lainnya yang juga diproduksi saat orgasme adalah endogenous endorphin, hormon ini membuat seseorang seperti melayang selama 5 hingga 10 detik pada pria, dan 4 hingga 5 menit pada wanita. Hal itu baik untuk kesehatan mental.

Mencegah Seseorang Menderita Urinary Incontinence

Urinary incontinence adalah ketidak mampuan untuk mengontrol aliran air seni. Dengan melakukan seks secara teratur, wanita bisa mengurangi risiko menderita masalah kesehatan tersebut.

“Seks yang teratur merupakan latihan yang baik untuk otot dasar panggulnya,” jelas Dr. Gillian Vanhegan dari Royal College of Obstetricians and Gynaecologists.

Dengan otot dasar panggul yang kuat, wanita lebih mampu mengontrol aliran air seninya, asalkan tetap melakukan seks dengan teratur, risiko mereka mengalami urinary incontinence di usia tua akan menurun.

Mengurangi Risiko Disfungsi Ereksi Pada Pria

Para peneliti di Finlandia mengungkapkan, bahwa pria yang yang melakukan seks kurang dari sekali dalam seminggu, dua kali berisiko menderita disfungsi ereksi dibandingkan mereka yang berhubungan intim setidaknya seminggu sekali. Dalam penelitian dengan responden 1.000 pria yang berusia 55 hingga 75 tahun, diketahui bahwa mereka yang melakukan seks tiga kali atau lebih dalam seminggu, empat kali lebih rendah risikonya terkena masalah seksual tersebut. Oleh karena itu. Dr. Jackson pun menyarankan agar para pria tetap aktif melakukan seks di usia senjanya.

“Kami memiliki pasien berusia 80an yang menggunakan Viagra dan penelitian menunjukkan seks teratur bisa membuat umur lebih panjang,” jelas nya.

Oke …, sekian dulu ya … ?

Hati-hati lho buat kamu yang belum memiliki pasangan terus iseng-iseng buka halaman seperti  ini, jangan sampai melakukan seks diluar nikah ya! Harus diingat bahwa hubungan sex yang baik dan sehat hanya akan mendapatkan manfaatnya bila dilakukan berdasarkan cinta dan tentunya didalam ikatan pernikahan yang sah, yang belum menikah buruan nikah ya.. heuheuheu... :P

Share on :

No comments:

Post a Comment